Tim Anda sudah kerja keras.
Sekarang waktunya kerja lebih cerdas.
Saya bantu tim Anda menggunakan AI untuk pekerjaan sehari-hari mereka — dari analisa workflow sampai tools-nya siap dipakai. Orang yang sama, output yang jauh lebih besar.
Tim Anda punya potensi lebih — tapi workflow yang menghambat
Kalau salah satu ini familiar, ada ruang besar yang bisa dioptimasi dengan AI.
Tim masih ketik manual.
Tim Anda masih ketik manual padahal AI bisa generate-nya dalam detik.
Data diinput ulang di 3 tempat.
Data yang sama diinput ulang di 3 tempat — tim punya skill lebih baik dari itu.
Keputusan lambat.
Keputusan lambat karena data tidak tersedia real-time untuk yang butuh.
Follow-up customer masih manual.
Follow-up customer masih manual — padahal bisa otomatis dan lebih konsisten.
Tim ops reaktif.
Tim ops reaktif — karena belum ada sistem yang alert sebelum masalah terjadi.
Laporan butuh 3 hari.
Laporan yang butuh 3 hari bisa jadi 30 menit — dan lebih akurat.
Seberapa besar kapasitas yang bisa ditambah ke tim Anda?
Isi 3 angka ini. Saya tunjukkan estimasi jam produktif yang bisa dibebaskan setiap bulan.
Estimasi kapasitas yang bisa dibebaskan
yang tim bisa alihkan ke pekerjaan bernilai lebih tinggi
Setara Rp 9.400.000/bulan biaya jam yang kurang optimal
Tiga cara saya bantu tim Anda lebih produktif dengan AI
Saya kerja dengan dua jenis klien:
🚀 Startup / Scale-up
Tim 10–100 orang. Bergerak cepat, ingin adopsi AI tanpa birokrasi panjang.
→ Mulai dengan AI Readiness & satu workflow prioritas.
🏢 Perusahaan Menengah
Tim 100–500 orang. Punya proses yang mapan, ingin AI masuk tanpa disruption.
→ Mulai dengan audit workflow dan integrasi sistem yang sudah ada.
Bebaskan Tim dari Kerja Repetitif
- Tim berhenti input manual — AI ambil alih dari WhatsApp, form, atau scan
- Follow-up customer jalan otomatis, konsisten, tanpa drama
- Laporan bulanan generate sendiri — tim fokus analisa, bukan input
Integrasi Sistem yang Terpisah
- Hubungkan kasir, stok, akuntansi jadi satu aliran data — tim tidak perlu pindah-pindah app
- Sync e-commerce otomatis — tim fokus ke sales, bukan rekonsiliasi stok
- Dashboard untuk semua stakeholder dengan permission terkontrol
Dashboard & Visibility untuk Tim
- Lihat omzet, stok, performa tim — real-time, dari HP
- Alert otomatis kalau ada anomali (stok kritis, customer komplain)
- Akses untuk tim manajemen dengan permission terkontrol
AI Readiness untuk Tim Anda
- Analisa workflow nyata tim — identifikasi mana yang paling cocok dibantu AI
- Pilih dan setup tools AI yang tepat (bukan yang paling hype)
- Onboarding & pendampingan sampai tim bisa pakai sendiri
Tidak perlu investasi besar di awal
Model retainer — Anda sewa sistemnya, kami yang bangun dan jaga.
Cara biasa
Rp 50–200 juta
sekali bayar di depan
- Bayar Rp 50–200 juta di depan
- Proyek selesai, maintenance bayar lagi
- Biaya tak terduga di tengah jalan
- Tidak ada yang jaga sistem setelah launch
Model retainer
$200
/bulan~Rp 3.500.000/bulan
- Build & maintain sudah termasuk
- Tidak ada biaya awal
- Biaya tetap & predictable setiap bulan
- Sistem terus dijaga aktif selama berlangganan
Di luar biaya retainer: server hosting & 3rd party (AI tokens, subscription tools yang dipakai) — semua transparan dan dibahas sebelum mulai.
Diskusi scope & estimasi biayaHasil nyata — tim yang sama, kapasitas yang jauh lebih besar
Detail klien dirahasiakan, tapi angka & metodologinya nyata.
Tim shift lembaga pemerintah berhenti monitoring manual — fokus ke respons, bukan pemantauan
Klien ini perlu memantau ratusan titik data setiap hari. Tim shift 24 jam, sering miss alert karena overload manual. Saya bangun sistem yang membaca data secara otomatis, mengirim alert ke kanal yang tepat, dan menyimpan riwayat untuk audit. Hasilnya: tim shift bisa fokus pada respons, bukan pemantauan rutin.
Owner ISP bebas 3 hari/bulan — tim bisa fokus ke akuisisi pelanggan baru
Owner ISP dulu spend 2-3 hari di awal bulan cuma untuk generate tagihan, lalu kirim manual via WhatsApp satu per satu. Saya bangun sistem billing terintegrasi: tagihan generate otomatis, kirim WA otomatis, payment status update otomatis. Owner sekarang cek laporan bulanan, bukan input data bulanan.
Tim retail bisa handle 3 channel sekaligus — tanpa chaos stok
Toko ini jualan di Shopee, Tokopedia, dan offline. Setiap channel punya stok sendiri — sering oversell, sering reject order. Saya integrasikan ketiganya: 1 stok master, sync otomatis ke semua channel. Customer complaint turun drastis, owner ga lagi panik tiap weekend.
Cara saya kerja bareng tim Anda
Mulai dari analisa, bukan asumsi.
Analisa Workflow Tim (30 menit)
Kita ngobrol langsung — saya pelajari workflow nyata tim Anda, bukan asumsi. Identifikasi 2–3 titik yang paling berdampak kalau dioptimasi dengan AI.
Audit & Roadmap AI
Saya buatkan dokumen ringkas: workflow mana yang dioptimasi, tools apa yang dipakai, berapa lama, dan berapa biaya. Anda terima atau pass — tidak ada pressure.
Pembangunan Bertahap
Saya kerjakan dalam sprint mingguan. Anda lihat progress tiap minggu, bisa kasih feedback, ga ada surprise di akhir. Tim Anda dilibatkan dari awal.
Handover & Support
Sistem deploy, tim Anda dilatih sampai bisa pakai mandiri. Support 30 hari termasuk — bukan sekadar dikasih dokumentasi.
Analisa Workflow Tim (30 menit)
Kita ngobrol langsung — saya pelajari workflow nyata tim Anda, bukan asumsi. Identifikasi 2–3 titik yang paling berdampak kalau dioptimasi dengan AI.
Audit & Roadmap AI
Saya buatkan dokumen ringkas: workflow mana yang dioptimasi, tools apa yang dipakai, berapa lama, dan berapa biaya. Anda terima atau pass — tidak ada pressure.
Pembangunan Bertahap
Saya kerjakan dalam sprint mingguan. Anda lihat progress tiap minggu, bisa kasih feedback, ga ada surprise di akhir. Tim Anda dilibatkan dari awal.
Handover & Support
Sistem deploy, tim Anda dilatih sampai bisa pakai mandiri. Support 30 hari termasuk — bukan sekadar dikasih dokumentasi.

Tentang saya
Halo, saya Yoga Wicaksono. Sejak 2020 saya membantu tim di bisnis kecil sampai lembaga pemerintah bekerja lebih produktif dengan sistem dan AI yang tepat guna.
Latar belakang saya teknis (network engineering, software development, AI automation), tapi yang saya pelajari paling penting selama 5 tahun ini: teknologi yang bagus tidak ada gunanya kalau tim tidak paham cara pakainya — dan tidak mau memakainya.
Jadi pendekatan saya sederhana: dengar dulu masalah Anda, baru rancang solusinya. Bukan jual produk — jual hasil.
Berbasis di Indonesia. Tersedia untuk klien lokal maupun remote.
Pertanyaan yang sering ditanyakan
Siap lihat seberapa jauh tim Anda bisa berkembang dengan AI?
Analisa workflow tim 30 menit. Saya akan langsung tunjukkan 2–3 titik konkret yang paling berdampak untuk tim Anda.